3 Hal Yang Dikawatirkan Klien Ketika Memilih Freelancer Online

Tak lama setelah klien memasang job, dan telah dinyatakan aktif, mulailah berdatangan proposal dari para freelancer.

Freelancer mempunyai caranya masing-masing untuk mengambil hati klien. Tentu saja dengan harapan bisa diberi kepercayaan mengerjakan job.

Ada beberapa hal yang harus freelancer perhatikan ketika mengajukan proposal. Hal ini perlu diperhatikan, karena kalo tidak akan membuat calon klien kawatir. Atau setidaknya akan timbul tanda tanya di pikiran klien.

Berikut beberapa yang bisa dikawatirkan calon klien saat mulai memilih freelancer untuk mengerjakan job mereka:

1. Tidak punya portofolio

Kalo menurut saya portofolio itu penting, tapi bukan juga segalanya. Kalo kamu pemula dan gak punya portofolio, kan kamu bisa tunjukkan bukti lain yang sesuai dengan job ada.


Misalkan, job menulis artikel. Kan kamu bisa sertakan blog atau website kamu. Atau kalo gak punya bisa diganti dengan link artikel yang pernah kamu tulis.

Pasti adalahh .. masa mengajukan proposal tentang menulis artikel, tapi gak punya sama sekali artikel yang pernah dibuat, ya konyol aja.

2. Tidak punya rating dan ulasan sebelumnya

Ini sebenarnya cukup buat calon klien kawatir juga. Tapi bukan juga menjadi masalah besar, kamu cukup menerapkan cara diatas, biasanya bisa sedikit menolong. Yang penting gimana caramu meyakinkan calon klien.

3. Alasan Mendaftar 

Contohnya seperti di Sribulancer.com, saat mengajukan proposal freelancer diharapkan mengisi menu "Alasan Mendaftar".

Disitu kamu bisa menyapa calon klien, mencantumkan link artikel (kalo belum punya portofolio) dan meyakinkan calon klien kalo kamu orang yang tepat untuk mengerjakan job mereka.

Tapi cara meyakinkan jangan juga terlalu singkat, seperti berkata "Saya siap". Sebaliknya jangan juga terlalu panjang seperti menulis novel. Sampai menceritakan semua prestasi hidup kamu ..


.. Seperti saat kamu mulai PAUD, pernah juara 1 lomba makan krupuk dan prestasi kuliah S3 kamu. Haduhh .. itu malah buat calon klien ilfil. Jadi jangan terlalu berlebihan.

Sebaiknya isi aja dengan alasan yang pendek. Yaa mungkin 1 atau 2 paragraf pendek saja.

Karena di waktu yang sama bisa bisa juga klien harus membaca belasan sampai puluhan proposal. Dia akan cepat berpindah ke proposal berikutnya kalo kamu informasimu panjang dan bertele-tele.

Nah, jadi jelaskan aja alasan kamu secara singkat dan padat .. itu lebih baik!

Oh iya, dan yang terakhir - kalo klien tertarik dan mencoba menghubungi kamu, responlah secepat mungkin. Kalo kamu lambat dengan urusan yang satu ini bisa jadi klien akan berpaling ke freelancer lain.
 

Belum ada Komentar untuk "3 Hal Yang Dikawatirkan Klien Ketika Memilih Freelancer Online"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel