2 Hal Yang Buat Klien Ilfil Saat Memilih Freelancer Online

Saat pengajuan proposal banyak banyak freelancer online yang merasa harap-harap cemas. Apalagi kalo pemberitahuan yang masuk di email itu adalah job idaman. Apalagi kalo bayaran job yang masuk nilainya lumayan besar.

Enak kalo bisa mengerjakan hal yang kita sukai. Dapat uang dan sekalian bisa menambah rating dan review positif dari klien yang puas.

Tapi kalo saya perhatikan masih ada sebagian freelancer yang asal-asalan atau malas menulis pada menu "Alasan mendaftar" yang tersedia.

Berikut 2 hal awal yang membuat calon klien bisa ilfil saat memilih freelancer:

1. Bid yang terlampau tinggi

Kalo saran saya sebaiknya bid (tawaran) yang kamu minta itu tidak melebihi 2x lipat dari klien sudah tentukan.

Misalkan, calon klien membuka job menulis 10 artikel dengan bayaran Rp.100 ribu, maka sebaiknya bid paling tinggi yang kamu tawarkan yaitu Rp.200 ribu.

Oh iya, itu berlaku kalo kamu sudah punya cukup jam terbang, ya. Yaitu, kamu sudah punya minimal beberapa rating dan ulasan baik dari klien-klien sebelumnya.


Tapi kalo kamu masih freelancer pemula, atau freelancer yang belum punya sama sekali rating dan ulasan sebelumnya, jangan coba-coba melakukannya.

Kalo kamu nekad, profil kamu akan dilirik sekilas dan kemudian klien langsung beralih ke proposal lainnya. Jadi klien hanya melirik nilai bid kamu yang tinggi dan membandingkan dengan rating dan ulasan kamu yang masih kosong, dan jadi ilfil.

Jadi sesuia pepatah ..
Ada harga, ada kualitas!
Mungkin benar, kamu bisa jadi lebih berkualitas dari freelancer yang sudah punya rating dan ulasan, tapi kan kamu belum punya reputasi, sementara itu yang dilihat oleh klien dari dirimu.

Dan dia juga harus menscreening dengan cepat dari sekian banyak freelancer yang ada. Jadi dia hanya bisa menilai kamu dengan sekilas.

Jadi saran saya maksimal bid yang kamu tawarkan yaitu dengan mengikuti harga yang sudah klien tentukan. Atau lebih bagus lagi ajukan bid yang sedikit lebih rendah dari yang klien minta. Itu bisa sedikit mencuri perhatian dari klien.

Tapi tentu saja bukan itu saja. Klien tetap akan melihat secara keseluruhan, baik itu profil, foto dan portofolio kamu.

2. Alasan mendaftar

Calon klien juga akan membaca sekilas "alasan mendaftar", dari cara kamu meyakinkan kalo kamu orang yang tepat mengerjakan job yang tersebut.

Alasan mendaftar yang harus kamu tulis sebaiknya cukup singkat dan padat saja. Tapi jangan juga hanya 2 kata,  misal "Saya sanggup", dan jangan juga terlalu panjang. Yaa idealnya 1 atau 2 paragraf pendek, itu sudah bagus.

Jadi yakinkan dan ambil hati calon klien dengan secukupnya dan tidak berlebihan.

Itu tadi 2 alasan awal yang sebaiknya jangan kamu lakukan. Nah, diawal karir freelancer sebaiknya mengutamakan kerja keras dulu, dan berikan kualitas. Jangan dulu memikirkan berapa uang yang kamu bisa dapat.

Kalo jam terbang kamu sudah tinggi dan sudah mengumpulkan banyak rating serta ulasan, uang yang akan mencarimu. Yaitu dari klien-klien sebelumnya yang sudah merasa puas atas hasil kerja kamu.

Belum ada Komentar untuk "2 Hal Yang Buat Klien Ilfil Saat Memilih Freelancer Online"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel