Ingin Jadi Freelancer? Baca Dulu 5 Tips Untuk Freelancer Pemula

Mungkin saat ini setelah mempertimbangan kamu akhirnya memutuskan untuk bekerja freelance. Mungkin dari segi kenyamanan kerja lepas atau freelancing menjadi pilihan.

Kamu bisa bekerja dari rumah, tanpa kuatir terjebak macet yang melelahkan dan bikin stress. Waktu kerja yang fleksibel. 

Tapi pada prakteknya akan ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Terutama bagi freelancer pemula yang masih bingung harus mulai dari mana, harus bagaimana dan melakukan apa.

Tenang, dalam artikel kali ini saya akan berikan beberapa tips untuk membantu kamu mengawali karir sebagai freelancer.

Satu hal yang harus dicatat sebelum kita mulai. Freelancing bukan pekerjaan yang cocok untuk semua orang.

Karena jenis pekerjaan ini tidak bisa memastikan seseorang untuk mendapatkan penghasilan yang teratur dan pasti setiap bulan.

Baik kita mulai ..

1. Dapatkan proyek pertama

Mungkin karena kamu merasa pekerjaan lepas tidak seserius pekerjaan kantoran. Eits, jangan salah. Orang-orang yang membuat proyek freelancing justru adalah orang-orang yang sangat serius.

Mereka hanya mencari freelancer yang bisa diandalkan, tepat dan bisa bekerja sesuai kebutuhan dan waktu yang diinginkan.

Jadi, jangan anggap remeh usaha yang harus dilakukan untuk berhasil mendapatkan pekerjaan perdana kamu sebagai freelancer.

Pekerjaan lepas ini tidak harus dimulai secara online, kok. Kamu bisa awali dari pekerjaan yang didapat lewat iklan di koran atau lewat teman, kenalan, saudara yang kebetulan membutuhkan keahlian yang kamu punya.

Nah, nanti kalau kamu berhasil menyelesaikan proyek pertama ini, pengalaman kerja ini bisa jadi bekal untuk kamu bawa ke pasar kerja online.

Mengawali karir freelancing dengan cara konvensional ini juga relatif lebih mudah. Karena orang-orang yang sudah kamu kenal tahu kemampuan kamu. Mungkin tidak akan terlalu cerewet soal portfolio.

Sementara untuk pekerjaan secara online, kamu perlu bukti-bukti keahlian yang nyata. Nah, proyek pertama ini tentu akan sangat membantu kamu untuk membuat portfolio, kan?

2. Mulai dari bawah

Pasar kerja freelance online sekarang jauh lebih mudah untuk diakses dibanding jaman dulu. Orang bisa mencari pekerja dan mendapat pekerjaan tanpa batasan jarak dan ruang.

Nah, sebagai pemula ada baiknya untuk tidak terlalu menggebu-gebu dulu. Mulai dengan pelan tapi pasti.

Mulai dengan proyek-proyek kecil yang dekat dengan kamu. Dekat disini bisa berarti mengerucutkan pilihan ke proyek-proyek yang mencari keahlian yang paling kamu kuasai.


Tentunya asyik banget kalau bisa dapat proyek yang bernilai mata uang asing. Namun para pemula sebaiknya mulai dari pasar kerja lokal dulu.

Biasakan diri dengan cara kerja online lokal (baca: Indonesia). Kalau nanti sudah mulai terasa fleksibilitasnya barulah coba pasar global.

Dan nanti kamu tidak akan terlalu shock dengan cara kerja orang asing yang mungkin berbeda dari apa yang kamu bayangkan.

Selain itu memulai dengan proyek-proyek kecil akan membantu kamu membangun reputasi.

Semakin banyak klien yang merekrut kamu, semakin banyak pula review positif yang kamu dapat. Review ini nantinya akan jadi semacam surat referensi yang bisa memudahkan kamu untuk mendapatkan proyek-proyek yang lebih besar. 

3. Harus percaya diri

Walaupun kamu freelancer pemula bukan berarti kamu kalah saing dari mereka yang sudah lama. Kebetulan saja waktu start-nya yang beda, tapi kemampuannya boleh diadu. Iya, kan?

Freelancer pemula adalah mereka yang keahliannya belum terungkap. Oleh karena itu, kamu harus percaya diri dan berani untuk naik ke permukaan supaya dunia mengenal kamu.

Yakinkan diri kalau kamu bisa. Buat CV yang bagus dan tulis surat lamaran yang meyakinkan.

Percaya deh, apa yang kamu rasa akan tampak dalam tulisan kamu. Nah, kalau kamu nggak pede itu akan terlihat dalam profil yang kamu tulis. Ini tentu akan membuat employer malas untuk merekrut kamu.

Jangan menciut kalau lamaran-lamaran awal kamu ditolak. Jadikan ini pendorong untuk berusaha lebih keras. Tidak ada pekerjaan impian yang datang dengan mudah.

4. Be profesional

Satu hal yang harus di ingat, pekerjaan freelance ini serius. Meskipun beberapa proyek hanya berlangsung dalam waktu singkat, tapi dibutuhkan komitmen tinggi untuk dikerjakan. Yang lebih penting lagi, dalam dunia freelancing, kamu membangun brand kamu sendiri.

Berbeda dengan karyawan kantoran yang menjadi bagian dari satu nama besar perusahaan. Sebagai freelancer kamu harus membangun reputasi pribadi sendiri.

Bagus atau buruknya kerja kamu akan kembali ke citra kamu sendiri. Ini yang dinamakan branding.

Nama kamu akan terbawa ke kemanapun kamu mencari proyek dan melamar pekerjaan. Ini sebabnya profesionalisme harus selalu jadi nomor satu untuk seorang freelancer.

Pemula juga bisa jadi profesional, kok. Jangan beranggapan gelar ini hanya bisa disandang mereka yang sudah malang melintang di dunia kerja.
Profesional berarti berkomitmen pada pekerjaan dan memberikan performance yang baik saat bekerja
Ini harus kamu jaga, apalagi kalau kamu masih hijau. Bantu orang lain untuk percaya pada kemampuan kamu dengan menjadi freelancer yang bisa diandalkan.

5. Nikmati prosesnya

Tidak ada keberhasilan yang instan. Nikmati proyek-proyek awal yang menguras tenaga tapi hasilnya tidak terlalu besar. Syukuri.

Teruskan mencari proyek setiap kali ada lowongan yang menarik hati dan cocok dengan keahlian kamu.

Bangun komunikasi yang baik dengan setiap klien. Karena hubungan profesional yang baik akan membawa kamu jauh ke depan.

Belum ada Komentar untuk "Ingin Jadi Freelancer? Baca Dulu 5 Tips Untuk Freelancer Pemula"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel