Rupanya Ada Juga Pekerjaan Freelance Untuk Pelajar

Pekerjaan lepas atau freelance sebenarnya belum terlalu banyak tersedia untuk pelajar. Mengingat mereka masih belum cukup umur, belum seharusnya bekerja, dan tanggung jawabnya adalah belajar.

Tapi, untuk mereka yang memilih sekolah kejuruan (SMK), pelatihan kerja sudah mulai dijalani sejak tahun pertama, dan ini berarti kemampuan profesional mereka sudah bisa digunakan di dunia kerja nyata. Baik itu akuntansi, administrasi, tata boga, desain grafis, dan sebagainya.

Mendapatkan penghasilan tentu bukan tujuan utama bagi pelajar saat mereka mencari pekerjaan sambilan. Tapi lebih untuk mencari uang saku tambahan sekaligus mengumpulkan pengalaman.

Untuk pelajar sekolah menengah non kejuruan yang tidak mempelajari keahlian khusus di sekolah, tidak terlalu banyak jenis pekerjaan lepas yang bisa dicoba. Tapi bukan berarti sangat terbatas juga.

Kalau kamu pelajar dan ingin mulai mencoba menjadi freelancer, beberapa pekerjaan berikut mungkin bisa kamu pertimbangkan :

1. Dropshipper

Dunia online marketing sudah sangat berkembang. Semua orang suka belanja online karena kemudahan yang ditawarkannya.

Cukup duduk manis di rumah, browsing lewat laptop atau smartphone, pilih barang yang disukai, bayar via e-banking dan tinggal tunggu barang sampai ke rumah.

Selain sebagai pembeli, banyak orang juga tertarik untuk memulai bisnis mereka dari toko online atau onlineshop.

Nah, tentu saja, untuk membuka toko dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Selain itu juga dibutuhkan management yang baik untuk bisa menjalankan sebuah toko dalam jangka waktu yang lama.

Pilihan ini kurang ideal untuk kebanyakan pelajar yang mungkin kesulitan mengumpulkan modal atau “menjaga” tokonya secara rutin. Tapi, bukan berarti kamu tidak bisa ikut mencicipi rasanya terlibat dalam online marketing sebagai penjual.

Ada sistem yang disebut dropshipping. Kalau kamu belum tahu sebaiknya baca lebih lanjut. Kalau sudah boleh skip ke pilihan nomor dua.

Jadi, dropshipping ini adalah suatu cara yang memungkinkan seseorang untuk berjualan tanpa harus keluar modal uang atau stock barang di rumah. Kamu cukup punya rekening bank (bisa juga pakai rekening orang tua), smartphone dan rajin internetan.

Lalu bagaimana cara memulainya?

Pertama, kamu bisa cari toko online yang memasang tanda “open dropshipper” di tokonya. Search lewat hashtag di Instagram. Ada banyak sekali toko yang membutuhkan tenaga dropshipper.

Kalau kamu sudah menemukan produk yang cocok dan sekiranya bisa kamu jual dengan mudah, informasikan pada si pemilik toko kalau kamu tertarik untuk menjadi tenaga dropshipper.

Setelah ada persetujuan, kamu bisa mulai jualan dengan cara mempromosikan produk tadi lewat media sosial yang kamu punya.

Lalu, bagaimana caranya penghasilan bisa didapat dari pekerjaan ini?

Kamu bisa melakukan mark up atau menaikkan harga dari yang diberikan pemilik toko ke harga baru yang kamu promosikan.

Kalau kamu berhasil menjual produk, pembeli akan mentransfer uang ke rekening kamu, harga asal harus kamu transfer ke pemilik toko dan selisih harganya jadi keuntungan kamu.

Jadi sederhananya, kamu adalah tenaga penjual atau online marketer di pekerjaan ini. “Gaji” kamu adalah selisih harga penjualan.

Pemilik toko diuntungkan karena tidak harus membayar kamu untuk promosi, dan kamu diuntungkan karena tidak harus keluar modal tapi bisa mendapat uang hasil penjualan.

Win-win solution dan relatif mudah dijalankan, apalagi kalau kamu berbakat jualan dan punya banyak teman di media sosial.

2. Blogger

Suka menulis? Pintar merangkai kata yang mengundang banyak orang untuk membaca tulisan kamu?

Mulailah jadi blogger. Dua platform paling populer adalah WordPress dan Blogspot.

Buat blog kamu menarik dan dikunjungi banyak orang hingga traffic-nya tinggi. Nanti, dari sini kamu bisa memanfaatkan blog kamu untuk mendapatkan penghasilan lewat iklan yang dipasang.


Iklan pada blog bisa berbentuk AdSense yang dijalankan oleh Google. Atau kamu bisa mempromosikan blog kamu pada beberapa orang yang punya produk yang sesuai dengan tema atau jenis pembaca blog yang kamu jalankan.

Tentu saja ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum blog kamu layak untuk dipasangi iklan. Seperti jumlah pengunjung dan seberapa aktif kamu posting dalam waktu tertentu.

Jenis pekerjaan freelance ini bisa dibilang menyenangkan dan mudah untuk dilakukan pelajar. Karena tidak perlu keluar uang untuk mendaftar di Blogger atau WordPress.

Kalau kamu memang hobi menulis, ini bisa mengasah keahlian kamu dan tidak akan jadi beban.

Tapi, lakukan dengan etika. Artinya, jangan copypaste artikel orang lain, karena sekarang jaman sudah canggih. Tulisan yang tidak original bisa dengan mudah dideteksi dan kamu tidak akan dapat apa-apa dari ini.

Mulailah dengan jujur, dan kamu bisa bertahan lama di dunia penulisan dan mungkin juga bisa mendapat pendapatan yang bagus dari situ.

3. Endorsee

Kalau kamu adalah pengguna aktif Instagram dan YouTube, pasti sudah akrab dengan istilah endorse.

Apa sih endorse itu?

Endorse adalah salah satu cara marketing dengan membayar seseorang untuk mempromosikan suatu produk. Nah, yang lagi nge-trend sekarang ini adalah jadi endorsee (orang yang dibayar untuk promosi) lewat Instagram atau YouTube.

Biasanya toko-toko online atau pemilik produk akan mencari “sosialita” virtual. Yaitu mereka yang punya banyak follower dan subscriber.

Untuk endorsee pemula biasanya “hanya” mendapatkan produk gratis untuk dipakai, difoto, lalu dipost di media sosial pribadinya. Kalau sudah sangat populer, endorsee akan naik peringkat jadi paid promoter.

Bukan cuma dapat produk gratis, mereka juga dibayar untuk menggunakan produk tersebut dan mempromosikannya di Instagram atau YouTube. Asyik kan?

Apa yang harus dilakukan untuk bisa jadi endorsee?

Cukup kumpulkan follower atau subscriber yang banyak di akun media sosial kamu. Itu saja. Sesederhana itu. Kalau kamu populer, penjual pasti akan datang padamu.

Satu yang harus diingat, jadilah populer karena kamu memang punya content yang bagus. Apakah itu foto-foto yang menarik di Instagram atau isi video dan editing yang keren di YouTube. Jangan jadi populer karena reputasi yang buruk. If you know what we mean.

Yang terakhir, tapi tidak kalah oke, adalah ..

4. Tutor atau guru les

Sama seperti pada artikel tentang pekerjaan freelance untuk mahasiswa, profesi sebagai guru les juga bisa dilakukan oleh pelajar. Tapi, mengingat tingkat pendidikan yang belum terlalu tinggi, lingkup ajar dan muridnya pun terbatas dari PAUD sampai SMP saja.

Selain itu, belum bisa bergabung di ruangguru.com karena masih belum cukup umur. Jadi, carilah informasi di sekitar rumah.

Siapa kira-kira yang butuh guru les untuk anaknya. Kalau kamu pelajar yang cemerlang, baik hati, dan penyabar, pasti mudah untuk mendapatkan murid.

Catatan sebelum artikel ini diakhiri adalah; kalau kamu memutuskan untuk mencoba pekerjaan freelance, apapun itu, pastikan orang tua kamu tahu.

Berbagilah dengan mereka supaya mereka tidak bertanya-tanya apa yang kamu lakukan di waktu luang dan darimana kamu mendapat uang tambahan.

Belum ada Komentar untuk "Rupanya Ada Juga Pekerjaan Freelance Untuk Pelajar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel